Halaman

pasang iklan gratis tanpa daftar
IKLAN MURAH BERKUALITAS IKLAN MURAH BERKUALITAS IKLAN MURAH BERKUALITAS PASANG IKLAN ANDA IKLAN MURAH BERKUALITAS PASANG IKLAN ANDA IKLAN CANTIK MENARIK INILAH IKLAN MURAH BERIKLAN DENGAN MUDAH BAYAR IKLAN MUDAH IKLAN MURAH BERKUALITAS IKLAN MURAH BERKUALITAS IKLAN MURAH BERKUALITAS PASANG IKLAN ANDA IKLAN MURAH BERKUALITAS PASANG IKLAN ANDA IKLAN CANTIK MENARIK INILAH IKLAN MURAH BERIKLAN DENGAN MUDAH BAYAR IKLAN MUDAH PASANG IKLAN ANDA IKLAN CANTIK MENARIK INILAH IKLAN MURAH BERIKLAN DENGAN MUDAH BAYAR IKLAN MUDAH

Jumat, 28 Desember 2012

PUISI SMS Ketika kamu tertidur


Ketika kamu tertidur, aku di sisimu terjaga
merangkai baitbait kehidupan kita
hingga malam larut gulita
kusulam metafora dalam rajutan kata
agar mimpi indah tercipta.
Kutatap wajahmu, kamu begitu pulas terlena
di ujung bibirmu senyum masih tersisa
seperti menyimpan sekuntum bunga
kucium bunga itu dengan kecupan mesra
di lembaran sajak kujadikan tandabaca.
Sebab itulah sajak bagai sebuah taman
kau dan aku melangkah menciptakan kisah
keindahan tak ada habisnya, tak ada matinya
terangkai sastra bagai karya pujangga
di penghujung malam kupanjatkan sebagai doa.
Ketika kamu terjaga, kubacakan sebait cinta
kusaksikan sinar matamu menjelma bintang kejora
wajahmu putih ceria, pagi mengembang dalam cahaya
dan itulah bagian terindah dari puisi yang kucipta
ketika kamu tersenyum bahagia.


Puisi Terbaik Lainya
READ MORE - PUISI SMS Ketika kamu tertidur

PUISI GOMBAL meminjamkan cantik pada senja


Kaukah meminjamkan cantik pada senja, sayangku? Langit lembayung membentang dari senyummu hingga cakrawala. Kauhiasi malam api cinta. Aku tertegun dan kau anggun. Sayapsayap cinta mengepak dalam kalbu. Aku hilang dalam unggun.
Desau angin seperti kapas jatuh perlahan seperti lembut belaian. Kaukah meminjamkan tangantanganmu pada angin? Hanyut menyelusup ke dalam dingin kabut. Sejuk menyelimut tulang sendiku.
Malam beranjak. Rembulan perak. O, sorot mata yang hanya bisa kutebak sebagai sajak. Sejuta makna menyelinap.
Kaupinjamkan pada rembulankah tatapanmu? Teduh menaungi semesta. Menandai jejak langkahku dengan genangan berkilau cahaya.


Puisi Terbaik Lainya
READ MORE - PUISI GOMBAL meminjamkan cantik pada senja

PUISI Matahari selalu meyakinkan kita


Matahari selalu meyakinkan kita
bahwa untuk setiap malam yang gulita dan panjang
pasti menyimpan sisi terang di ujungnya
Sisi terang yang berbeda dari satu waktu ke lain waktu.
Tetapi ada rasa syukur yang sama, ialah kehangatan
seperti genggaman tanganmu pada jemariku
menautkan kerinduan di dada.
Gerimis kadang datang
tetapi itu akan memperindah ladang bunga
saat kugunting pelangi untuk pita rambutmu
dan bidadari tak dapat turun ke bumi karenanya.
Kamulah pemandangan paling menakjubkan
sedang senyumanmu terekam abadi kuntum pagi.
Di rebak rambutmu, kucium semerbak melati
tiap kali kusibak helainya, aku menemukan wajahmu
manja berbisik pada angin. Akulah bidadari itu.



Puisi Terbaik Lainya
READ MORE - PUISI Matahari selalu meyakinkan kita

Puisi Selalu Ada Cinta


Ketika kau tatap mataku di tingkap malam
rembulan menuliskan kisahnya dalam sejilid kalam
bintang sebagai tandamata, kecupan sebagai tandabaca
kau tanyakan padaku: adakah waktu untukku
bukankah sudah menjadi takdir
waktu tercipta untuk mencintaimu.
Malam demi malam kita bertaburan kata
sebuah perjalanan ke surga
percakapan tak ada habisnya, tak ada matinya
halhal kecil segalanya bermakna

kita saksikan: setangkai bulan tumbuh purnama
kita pun terguyur hujan cahaya.
Lalu kaupetik butirbutir sinarnya
kaujadikan hurufhuruf doa
kautaburkan di pelupuk mata dengan dua jarimu
menjelma sepucuk surat teruntai kata mutiara
terangkai fasih bagai karya pujangga
lihatlah lingkar mataku, berpendar karenanya.
Ketika kutatap matamu di kelambu malam
sepasang cahaya memantul ke dalam jantungku
menjelma debar yang menjalar seluruh nadi
kau bertanya padaku: adakah waktu untukku
bukankah termaktub dalam prasasti
kau tercipta menjadi denyut bagi waktuku.


Puisi Terbaik Lainya
READ MORE - Puisi Selalu Ada Cinta

Malam ini kubangun mimpi

Malam ini kubangun mimpi
berharap besok menjadi matahari
yang terjaga di jendela
membakar segala kelam dan dinginnya malam
lalu sunyi menjadi reruntuhan purba
sebab nyanyian pagi bersamamu, senandung lautan itu
telah mengubah peradaban cintaku.
Pagi ini kubangun dari mimpi
O, perempuan yang menggenggam kelopak bunga
yang terjaga di jendela hatiku
yang merebahkan tubuhnya dan kukecup wangi keningnya
bukankah kautemukan bahwa setiap pagi
pada dekapan di dada
selalu ada matahari yang membara untukmu.Puisi Terbaik Lainya
READ MORE - Malam ini kubangun mimpi

menetes ke dalam puisi.


Tiada kabut musim kemarau yang menyelimuti alis pagimu. Juli di rambutmu masih basah, masih menyimpan tetes dan rerum putan yang ditinggalkan hujan. Dan setiap kutatap matamu lewat panorama di jendela, aku menemukan lembah nan hijau, puspa warna, kicau prenjak menginjak tutstuts piano di pucukpucuk cemara, dan luruh gerimis. Kulihat seikat pelangi tumbuh di bola matamu.
Dan hujan
menyembunyikan
semua jejak.
Kuberteduh menatapmu
memperhatikan bulir hujan
menetes ke dalam
puisi.
Aku
terhanyut
bersama kesunyian
yang diselundupkan hujan
yang dibiarkan mengambang
dalam genangan
ilusi.
Dan hujan meninggalkan
hening
semua denting. Bening matamu selalu kuingat
ia adalah kolam sajak
seluruh kata yang menyembul
dalam bahasa hatiku.

Puisi Terbaik Lainya
READ MORE - menetes ke dalam puisi.

Melukis Puisi di Matamu


Melukis Puisi di Matamu

Matamu sepasang coklat tua yang teduh. Memandangmu, seperti rindang pepohonan di tengah kolam seroja. Aku tercebur. Jatuh dan memelukmu. Dan cinta: berpendar dalam berjuta pixel warna. Memancar di percik bahagia airmatamu.
Dan di sejuk tatapanmu, aku melukis puisi. Sebab di sana ada spektrum airmata. Menghias rindu dalam bias ungu, seperti langit malam menunggu bintang berlabuh. Menggores harapan sejelas mentari di jendela subuh.
Membuat merah wajah kita, setiap kali tak dapat mencegah dahsyatnya ledakan jantung. Dan di sejuk tatapanmu, kaubentangkan kanvas hidupku, dengan satu pelangi mencerahkan seluruh warna langitku dalam satu goresan senyum.
Bulu matamu yang lepas, biar kujadikan kuas, hanya agar semua terlukis seindah rindu padamu. Kutahu tanganku tak mampu mengguratkan warna setajam tatapanmu, tak mampu menorehkan kata selembut ucapanmu.

Puisi Terbaik Lainya
READ MORE - Melukis Puisi di Matamu